Ekspor Sulawesi Selatan turun 4,84% pada April 2025: Penyebab utama nikel

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id

Makassar – BPS telah merilis angka
ekspor
Dikirim melalui pelabuhan di Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan) pada April 2025 senilai US $ 133,99 juta menurun 4,84%, bila dibandingkan dengan jumlah pada periode yang sama tahun sebelumnya yang dicatat menjadi US $ 140,81 juta.

Kepala Provinsi Sulawesi Selatan BPS Aryanto menyatakan bahwa sebagian besar pengurangan realisasi disebabkan oleh penurunan harga jual nikel di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada bulan April 2025, nilai ekspor nikel dari Sulawesi Selatan turun menjadi US $ 69,99 juta, mengalami kontraksi 16,63% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 maka ketika pendapatannya mencapai US $ 83,95 juta.

“Penurunan ekspor nikel memiliki dampak signifikan pada pencapaian target komprehensif karena proporsinya sangat besar pada 52,24% atau hampir setengah dari semua nilai ekspor di Sulawesi Selatan disumbangkan oleh sektor nikel,” jelas Aryanto saat menghadiri konferensi pers pada hari Senin (2/6/2025).

Di sisi lain, tiga produk utama lainnya menunjukkan gerakan yang berlawanan atau mencatat pertumbuhan yang kuat.

Besi dan baja mencapai realisasi US $ 35,98 juta atau naik 103,64%, biji berminyak menerima realisasi US $ 12,10 juta dengan peningkatan 4,30%, sedangkan kelompok garam, belerang, dan batu kapur menuai US $ 6,28 juta yang meningkat sebesar 44,05%.

Aryanto mengatakan bahwa jika diamati sebagai keseluruhan dari Januari hingga April 2025, nilai ekspor di Sulawesi selatan mencapai US $ 507,28 juta dan menurun sekitar 20,73% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Penurunan ekspor nikel lagi memberikan tekanan. Dalam empat bulan awal tahun ini, pendapatan dari produk pertambangan mencapai US $ 273,98 juta, yang berarti menurun sebesar 12,71%.

Besi dan baja mencapai US $ 121,14 juta menurun 15,87%, sementara biji berminyak mencapai US $ 36,13 juta dengan pengurangan US $ 25,39 juta.

Kelompok garam, sulfur, dan kalsium dapat berkembang hingga 23,56% dari Januari hingga April 2025 dengan nilai realisasi US $ 36,13 juta.

RakyatPos Celebes

Berita Terkait

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
6 Juni 2025: Hari Khusus dengan 3 Acara Khusus, termasuk 'Global Running Day'
Akankah keberuntungan Barcelona di nomor 10 pindah ke Lamine Yamal?

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:17 WIB

Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?

Berita Terbaru