Drum laut di perairan Masalembu Madura: Isi di dalamnya menakjubkan

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


East Java.RakyatPos.id

Surabaya-Residens menemukan drum yang diyakini mengandung 35 kilogram obat metamfetamin di perairan barat daya Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep pada hari Rabu (5/28).

Kepala Kepolisian Masalembu Ipda Asnan menyatakan bahwa objek terlarang ditemukan oleh empat nelayan dari Ambulung Hamlet, desa Sichajeruk, distrik Masalembu, yaitu Sirat (60 tahun), Naim (30 tahun), Fadil (25 tahun), dan master (40 tahun). Mereka menemukan benda ini dalam tong besi yang melayang sekitar 4 mil dari tepi laut saat memancing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tabung itu diangkut ke pantai dan kemudian ditempatkan. Keesokan harinya, seorang nelayan membukanya karena rasa ingin tahu yang tinggi.

“Diidentifikasi 35 paket plastik, yang sebagian besar masih dalam kondisi baik. Paket -paket tersebut diperkirakan mengandung obat jenis metamfetamin,” Asnan menjelaskan.

Berdasarkan hasil penemuan, nelayan yang mengungkapkan isi drum memberi tahu Koramil 0827/22 Masalembu. Informasi ini kemudian disampaikan ke kantor polisi Masalembu.

Polisi dan anggota TNI dengan cepat bergegas ke tempat kejadian untuk memastikan keselamatan bukti dan mendapatkan informasi lebih lanjut dari saksi.

“Bukti yang disita termasuk drum dan 35 paket obat telah berhasil disita dan direncanakan akan dikirim ke Polisi Regional Sumenep untuk pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Sampai sekarang, polisi masih menyelidiki asal mula objek ilegal dan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Temuan ini memperluas deretan kasus penyelundupan narkoba yang terkait dengan rute laut di sekitar perairan Madura.

Gugus Tugas Bersama antara TNI dan Polri meminta agar publik segera memberi tahu jika mereka menemukan benda -benda yang mencurigakan di perairan.

(Mcr23/jpnn)

RakyatPos Celebes

Berita Terkait

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
6 Juni 2025: Hari Khusus dengan 3 Acara Khusus, termasuk 'Global Running Day'
Akankah keberuntungan Barcelona di nomor 10 pindah ke Lamine Yamal?

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:17 WIB

Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?

Berita Terbaru