Indeks tabungan konsumen menurun pada Mei 2025: meruntuhkan penyebabnya

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


routerpost.co.id – jakarta.

Deposit Insurance Corporation (LPS) melaporkan bahwa Indeks Penghematan Konsumen (IMK) untuk Mei 2025 menunjukkan penurunan. Nilai indeks pada waktu itu adalah 79, turun 4,4 poin dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya.

Itu juga sesuai dengan pengurangan komponen indeks waktu penghematan (IWM) sebanyak 1,7 poin menjadi 92,9, serta pengurangan indeks intensitas penghematan (IIM) 7,1 poin untuk mencapai 65,1 dalam waktu yang sama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehubungan dengan elemen IIM, ada 30,3% peserta dalam Survei Konsumen dan Ekonomi (SKP) oleh LPS mengklaim bahwa mereka tidak pernah menabung. Persentase ini melebihi jumlah 29,3% yang ditemukan dalam survei April 2025.

Selain itu, ada peningkatan proporsi peserta yang menunjukkan bahwa jumlah uang yang disimpan kurang dari tujuan awal, dari 49,1% responden pada April 2025 meningkat menjadi 56,7% responden pada Mei 2025.

Mengenai elemen IWM, proporsi peserta yang merasa bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk berinvestasi hingga 29,0% pada Mei 2025, dibandingkan dengan 27,9% pada April 2025.

Sebaliknya, proporsi responden yang mengatakan bahwa tiga bulan ke depan adalah periode yang ideal untuk mulai menabung dikurangi menjadi 39,8%, dibandingkan dengan 42,3% pada periode sebelumnya.

Direktur penelitian kelompok dari LPS, Seto Wardono, mencatat bahwa tren ini menunjukkan peningkatan niat publik dan kesadaran akan tabungan yang lebih lemah. Salah satu faktor utama terkait erat dengan peningkatan pengeluaran keluarga di bidang pendidikan selama proses pendaftaran untuk calon siswa baru dan menjelang awal tahun ajaran baru.

“Selain itu, ada juga peningkatan jumlah responden yang mengurangi setoran mereka untuk melunasi angsuran utang,” kata Seto Wardono, Senin (2/6).

Selanjutnya, aktivitas Indeks Perubahan Modal Kerja (IMK) untuk semua kelompok pendapatan rumah tangga (RT) menunjukkan perlambatan pada Mei 2025. Penurunan tertinggi dalam IMK ditemukan pada kelompok RT yang memiliki pendapatan sekitar Rp1,5 juta atau kurang bulan (dikurangi 7,5 poin), diikuti oleh RT dengan pendapatan antara RP3 ke RP3 ke RP7 juta per 7,5 poin), diikuti oleh RT dengan pendapatan antara RP3 ke RP3 ke RP7 juta per bulan 7,2 poin), diikuti dengan RT dengan pendapatan antara RP3 ke RP3 ke RP7 MONTON. Bulan 7,5 poin), diikuti oleh RT dengan pendapatan antara RP3 ke RP3 ke RP7 MONTON. JUTUM 7,5 POINT), POINT RT dengan pendapatan antara RP3 ke RP3 ke RP7 MONTON. (Mengalami penurunan 3,0 poin (menurun sebesar 12,5 poin), diikuti oleh RT dengan pendapatan antara Rp. Karena kelompok RT dengan pendapatan lebih dari Rp. 7 juta per bulan, meskipun ada sedikit kemunduran (penurunan hanya 1,1 poin), nilai IMK tetap pada angka di atas 100.

RakyatPos Celebes

Berita Terkait

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
6 Juni 2025: Hari Khusus dengan 3 Acara Khusus, termasuk 'Global Running Day'
Akankah keberuntungan Barcelona di nomor 10 pindah ke Lamine Yamal?

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:17 WIB

Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?

Berita Terbaru