Gabungkan Gaya dan Fungsi: Tren Desain Interior Tidak hanya mempercantik ruang, tetapi juga meningkatkan layanan

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


RakyatPos.id

-Menanya nyaman dan estetika di ruangan tidak semata -mata ditentukan oleh furnitur mewah atau gaya dekorasi terbaru. Saat ini, aliran desain interior cenderung mencampur fungsionalitas maksimum dengan keindahan visual untuk memperkuat kesan di satu tempat.

Andreas Surya, Direktur Piguno Furniture, menyatakan bahwa tren desain saat ini menekankan peningkatan pengalaman bagi pengguna. Baik itu di lingkungan perumahan atau area bisnis seperti hotel, restoran, ke fasilitas kesehatan, desain interior perlu menciptakan harmonisasi antara fungsionalitas maksimum dengan daya tarik visual yang signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proyek bisnis, aspek -aspek seperti kenyamanan, efisiensi, dan ketahanan adalah faktor penting ketika memilih furnitur dan mengelola kamar mereka. Misalnya, di sebuah hotel, lorong pintu masuk yang dirancang dengan rapi dapat menciptakan kesan awal yang sangat berpengaruh.

Saat memasuki rumah sakit, area menunggu dan ruangan perlu dijamin kenyamanan, kemurnian, dan keamanan. Di sini, fungsi desain interior tidak hanya untuk mempercantik ruangan, tetapi juga merupakan elemen vital dalam merancang sistem layanan yang efektif.

Selain itu, Andreas tersebut, fungsionalitas adalah kunci dalam desain komersial. Misalnya, furnitur meja resepsionis, rak penyimpanan tersembunyi, atau lounge multifungsi harus dirancang untuk mendukung kegiatan dan identitas bisnis.

Kualitas bahan dan metode manufaktur juga memainkan peran penting dalam keberhasilan sebuah ruangan. Perabotan, terutama yang digunakan di area komersial, harus tahan lama, sederhana dalam pemeliharaan, dan memenuhi standar keselamatan.

Ini menghasilkan permintaan kontraktor interior yang tidak hanya terampil dalam hal teknis, tetapi juga memahami peraturan di bidangnya dan dapat bertindak sebagai penasihat dan menerapkan desain dengan profesionalisme tinggi. Tidak mengherankan bahwa pada saat ini pemilik bisnis lebih berhati -hati dalam memilih mitra interior yang benar -benar dapat memahami visi dan kebutuhan spasial mereka secara komprehensif.

Sebagai pemahaman yang meningkat tentang pentingnya integrasi antara estetika dan fungsionalitas dalam desain interior, semakin banyak partai di sektor ini menciptakan ide -ide baru. Salah satu contohnya adalah furnitur piguno.

“Selain menyalurkan furnitur rumah tangga, kami juga bertindak sebagai mitra strategis untuk proyek desain interior baik tempat tinggal secara komersial atau mewah,” jelas Andreas.

Untuk alasan ini, dalam proses kerja, selalu terintegrasi dari desain, pemilihan material, produksi, ke kontrol kualitas. Dengan fasilitas produksi besar dan kapasitas hingga 10 kontainer 40hc per bulan.

Selama proses produksi, kayu digunakan yang memiliki sertifikasi FSC® dan SVLK dan mematuhi standar BSCI untuk mendukung komitmennya dalam mempertahankan keberlanjutan dan etika di tempat kerja.

Tidak hanya bertindak sebagai pembuat produk, Piguno juga secara aktif bekerja dengan arsitek, desainer interior, dan kontraktor di seluruh kepulauan. Sebagai bagian dari Asosiasi Desain Intelion Indonesia (HDII), Piguno membantu menetapkan standar profesional di sektor ini.

“Piguno bukan hanya pembuat furnitur, tetapi juga mitra strategis dalam menghadirkan desain interior yang elegan, praktis, dan ramah lingkungan,” katanya.

Piguno telah terlibat dalam pengembangan berbagai proyek, termasuk hotel bintang empat seperti Bandara Swiss-Belhotel Yogyakarta, ke Wyndham Taman Sari Jivva Tropical Resort di Bali.

Tidak hanya itu, Piguno juga dipercaya untuk menangani proyek interior untuk rumah sakit, seperti Rumah Sakit Solo Indriati, di mana standar kebersihan dan ergonomi adalah fokus utama.

RakyatPos Celebes

Berita Terkait

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
6 Juni 2025: Hari Khusus dengan 3 Acara Khusus, termasuk 'Global Running Day'
Akankah keberuntungan Barcelona di nomor 10 pindah ke Lamine Yamal?

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:17 WIB

Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?

Berita Terbaru