Sampai jumpa di Batam, selamat datang di Bukit Clara Nongsa: Eikon Baru yang ditransfer

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pos Kepulauan Riau

– Pemerintah Kota Batam (Pemko) sedang bersiap untuk menggeser landmark terkenal “Welcome to Batam” atau (WTB), sekarang di Bukit Clara, Batam Center, ke posisi yang lebih efektif. Transfer diperlukan karena daerah Bukit Clara telah mengubah fungsinya menjadi area bisnis, dengan banyak konstruksi rumah toko (shophouse) sehingga menyembunyikan panorama simbol.

Karena relokasi: Struktur bisnis menghalangi pandangan objek terkenal

Sebelumnya, tulisan besar “Welcome to Batam” telah lama menjadi lokasi Prima Donna bagi wisatawan yang ingin mengambil foto. Tetapi pada saat ini, pesonanya sedikit terkikis karena adanya bangunan bertingkat tinggi yang menghalangi pandangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walikota Batam dan juga kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan, “Sekarang sudah setengah tertutup, ada bangunan yang merupakan penghalang. Kami berencana untuk memindahkannya ke tempat yang lebih tepat.”

Lokasi alternatif baru untuk Welcome To Batam: Hang Nadim atau Bandara Nongsa

Pemerintah Kota Batam saat ini sedang meninjau dua tempat alternatif baru untuk monumen:

1. Area Bandara Hang Nadim – Menjadi gerbang utama bagi para pelancong.

2. Nongsa – tempat wisata yang semakin berkembang.

Penggantian landmark baru ini tidak hanya berubah dalam posisi, tetapi juga akan dirancang lebih kontemporer menggunakan ide 4D atau 5D yang menciptakan nuansa futuristik dan ramah Instagram.

Kapan proyek ini terjadi?

Meskipun telah ada persiapan untuk transfer, proyek ini belum terdaftar dalam anggaran BP BATAM pada tahun 2025. Menurut penjelasan Amsakar, sinkronisasi lebih lanjut diperlukan dengan pemerintah pusat mengenai sumber dana, karena itu adalah bagian dari tujuh proyek yang ditunda sampai APBN.

“Jika ada proyek yang lebih mendesak, implementasi mungkin ditunda. Namun, kami terus berkoordinasi untuk memastikan ini dengan cepat direalisasikan,” katanya.

Transfer landmark ditargetkan untuk menarik lebih banyak wisatawan, menyajikan pengalaman yang lebih interaktif yang dipersenjatai dengan konsep desain di masa depan, serta memperkuat citra Batam City sebagai pusat kota yang modern dan energik. ***

RakyatPos Celebes

Berita Terkait

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan
Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan
Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran
Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan
Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?
PDIP: Soeharto tidak perlu dijadikan pahlawan nasional
6 Juni 2025: Hari Khusus dengan 3 Acara Khusus, termasuk 'Global Running Day'
Akankah keberuntungan Barcelona di nomor 10 pindah ke Lamine Yamal?

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:21 WIB

Dukung KPK Usut Dugaan Mark Up di Kereta Cepat Whoosh, DPR: Pelakunya Harus Diseret ke Pengadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Masuk Grup WA ‘Mas Menteri Inti’ bersama Nadiem Makarim, Najelaa Shihab memberi penjelasan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:20 WIB

Lempar ‘Bom’ di Medsos soal ‘Ramai dan Senyap’, Dasco: Wah, Penasaran

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:19 WIB

Buruh Mengaku Disiksa Polisi — Pembakaran DPRD Sulsel Ajukan Praperadilan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:17 WIB

Dasco Tanggapi Publik soal Postingan ‘Diam Saat Perjuangan – Ramai di Akhir Cerita’, Sindiran Siapa?

Berita Terbaru